Archive for the ‘Telekomunikasi’ Category

Customer Service Esia

Ada yang pernah berurusan dengan CS-nya Esia? saya salah seorang penguna Esia, sudah sekitar 2 tahun, tapi beberapa bulan belakangan ini CS-nya Esia bener2 ngeselin.

Bayangin jam 6 pagi saya di telponin untuk segera isi pulsa. Saya yang sedang tidur kaget jam 6 pagi ada yang telepon, karena HP Esia saya kebetulan ada di meja depan saya harus bangun untuk angkat karena takut ada emergency. Pas di angkat dengan sapaan akrab mereka minta saya isi pulsa karena pulsa saya sudah dibawah Rp. 5000.

Saya katakan jangan hubungi saya untuk hal2 begini dipagi2, mereka malah tertawa, sambil bilang “kalau gitu ibu isi pulsa ya besok, kami juga malas”

saya mau isi pulsa apa engga apa urusannya ya sama dia? dan benar besok pagi mereka kembali menghubugi, kali ini jam 6.30 dan orang yang sama, sambil tertawa ” ibu tidak malu ya pulsa dah dibawah 5000 belom diisi isi?”

mohon tanggapan esia.

Customer Service Blackberry Angkuh

Saya adalah pelanggan VIP Matrix-Indosat Blackberry. Pada Senin (28/4), telepon selular (ponsel) Palm Treo 750V saya mengalami masalah dengan spekaer-nya. Karena masih dalam masa garansi, maka oleh pihak penjual, C Plam-Plaza Senayan, diganti dengan unit yang baru.

Sebagai pelanggan Indosat yang memakai fitur Blackberry maka saya harus melakukan regstrasi atau change device di website indosat,blackberry.com. Karena kegiatan saya banyak diluar kantor, maka saya pikir langkah terbaik adalah menghubungi customer service (CS) Indosat untuk dibantu dalam langkah-langkah ini.

Pada selasa (29/4) pagi, saya coba menghubungi call center dan diberitahukan bahwa person incharge untuk bagian Blackberry sedang offline. Saya menyanggupi, karena memang pada hari itu saya tidak akan terlalu banyak bekerja denngan email dari fasilitas Blackberry. Pada Rabu (30/4) pagi, saya mencoba menghubungi lagi. Mereka berjanji akan meminta pihak Blackberry menghubungi saya. Namun, sampai mendekati siang masih belum juga ada feedback. Akhirnya saya kembali menghubungi Indosat.

Baru pada sekitar pukul 12.00 WIB, saya dihubungi Indosat namun tak terangkat karena ponsel jauh dari saya. Hingga hampir 30 menit kemudian tak ada lagi telepon lagi dari Indosat. Saya pun kembali menghubungi mereka. Baru pada pukul 13.15 WIB, saya dihubungi, dan mereka mengatakan sudah mengirimkan email yang berisi langkah-langkah registrasi tersebut. Namun, berulang kali saya katakan kepada mereka bahwa saya tidak bisa connect ke internet sehingga tidak bisa melihat email tersebut maupun connect ke Indosat Blackberry untuk melakukan hal tersebut.

Bapak Sutisna dari Indosat berjanji akan mengirimkan email kembali berisi software untuk ponsel saya. Namun setelah menunggu lagi sekitar 3 jam, software yang dijanjikan tak kunjung terkirim.

CS Indosat pun memperlakukan saya secara tidak professional. Hari ini (30/4), dua kali saya mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari CS Indosat, yaitu saudara “R”. Dia bertele-tele dan membiarkan telepon saya sempat selama lebih dari 4 menit dengan alasan pengecekan data. Akhirnya, saya tutup telepon tersebut.

Setelah itu, Bapak Sutisna menelepon dan mengaku sedang dijalan. Dia menyuruh saya untuk melakukan langkah-langkah yang dimaksud, namun kalau tidak bisa atau ada masalah lagi, beliau mempersilakan kita untuk menelopon kembali.

Akhirnya, meskipun Blackberry sudah bisa, namun kami masih kesulitan dalam menganti IMEI dan PIN sehingga masih belum bisa terdaftar. Saya menghubungi Indosat kembali dan ternyata diterima saudara “R” kembali yang tampaknya emosinya sedang tinggi, hingga saya bisa mendengar desahan nafas yang ditahan karena menahan amarah. Suara tingginya tersebut tertangkap jelas dan saya anggap sebagai perlakuan yang tidak sopan.

Saya tidak terima dengan perlakuan tersebut. Sebagai CS VIP Indosat, sebaiknya tidak boleh berlaku kasar terhadap pelanggan. Saya sama sekali tidak mengeluarkan kata kata kasar. Saya hanya bilang kalau saya capek menghubungi Indosat terus, namun tidak juga ada tindak lanjut. Saya pikir sebaiknya yang bersangkutan sebagai CS tahu cara melayani pelanggan dengan baik.

Noorina
Jakarta

Di post di surat pembaca seputar indonesia 

Keluhan Esia

Selama ini, Bakrie Tel sangat mengecewakan saya, sudah 8 bulan saya menunggu jawaban atas keluhan kartu Esia saya, yang pulsanya menjadi nol dari saldo pulsa sebelumnya Rp. 68.545. Pada pertengahan Juli-Oktober 2007, saya telah mendatangi Gerai Esia Roxymas (Ibu Devie, Bp Indra K, Bp Dandy, Bp Ferry) dan mendapat jawaban bahwa masalah tersebut terjadi karena sistem. Hal ini sungguh aneh karena kartu Esia saya masih bisa menerima panggilan (incoming) dan bisa isi pulsa. Ada apa dengan sistem Esia sehingga merugikan saya?

Karena alasan tersebut masih belum bisa memberi jawaban atas apa yang terjadi pada kartu Esia sata. Pada 14 November 2007 dan 18 Januari 2008, saya mengajukan keluhan secara tertulis. Pada 21 Januari 2008 da 23 Januari 2008, saya dihubungi Bakrie Tel (Ibu Devie dan Bp Indra K) untuk mendata ulang kartu Esia saya (padahal nomor-nomor kartu Esia saya telah saya berikan pada bulan Juli lalu). Pelayanan ini sungguh mengecewakan karena saya dijanjikan akan dilakukan investigasi masalah ini (pada aat kedatangan pihak Bakrie Tel tanggal 19 November 2007) tapi kenapa didata lagi? Apakah begini cara kerja Bakrie Tel?

Dengan gencarnya Esia mengiklankan program dan perang tarif dengan slogan “tolak yang mahal, ambil yang untung!” Apakah ini dibarengi dengan pelayanan konsumen? Mohon pihak Bakrie Tel memberikan penjelasan rasional da profesional sebagai bentuk pelayanan dan tanggung jawab kepada konsumen.

Popy Su
Jalan Cipinang Elok Blok H No.1
jakarta Timur
0812-8378388, 021-70474744

Di post di surat pembaca seputar indonesia 

Mempersoalkan pelayanan XL

Saya sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan Customer Service XL. Pelayanan yang mereka berikan kepada pelanggan sepertinya sama sekali tidak mementingkan keberadaan pelanggan.

Pada sabtu (05/04) pukul 17.48, saya melakukan panggilan ke 817 yang merupakan layanan berbayar XL utuk melakukan komplain. Saat itu saya diterima oleh operator bernama Iis.

Saya bermaksud menyampaikan keluhan karean salah satu nomor XL saya dengan nomor 081905098xxx tidak bisa melakukan isi ulang voucher fisik dengan nomor seri 0858 6200 0110 0xxx dengan nominal sepuluh ribu rupiah (Rp. 10.000).

Saya menceritakan kepada Sdri. Iis bahwa ketika mengisi pulsa melalui SMS selalu dijawab dengan pesan ” sorry the service is not available“.Sdri Iis menyarankan sata agar mengirim SMS ke 5566 dengan format “REGULAR on”, bukan “REGULERon” seperti yang pernah di informasikan oleh customer service representative sebelumnya.

Kemudian saya mencoba saran tersebut, SMS terkirim dan ada reportnya tapi tak ada balasannya. Saya juga disarankan untuk menunggu sampai 30 menit. Setelah itu Sdri Iis menutup sambungan telepon tersebut. Hal itu tentu membuat saya marah, karena saya belum bermaksud untuk menyudahi telepon tersebut. Masih ada hal yang ingin saya tanyakan.

Apakah begini cara customer service representative XL melayani customernya ? Padahal, saya menelepon tidka gratis (permenit dikenakan Rp. 350). saya rasa cara yang ditempuh Sdri Iis sangat tidak menyenangkan. Saya rasa XL harus lebih memedulikan keluhan pelanggannya yang bisa menjadi masukan untuk meningkatkan kinerja XL dalam memuaskan pelanggannya.

Azfari
Komp BULOG Pondok Gede,
Jalan raya Hankam,
Jati Melati, Pondok Melati, Bekasi

Di post di surat pembaca Seputar Indonesia 

Nomor cantik XL-Xplore bermasalah

Pada 4 Januari 2008, sata ditawari program Xplore priceplan oleh sdr. Pandi (HP 0817744xxx) yang mengaku dari kantor PT Exceldomindo Pratama Tbk dengan menyodorkan beberapa daftar nomor cantik 10 digit.

Demi keperluan bisnis dan nomor cantik tersebut mudah diingat saya memutuskan untuk menyetujui ikut program tersebut. Saya lalu memilih nomor cantik : 0817 919 7878. Untuk mendapatkan nomor tersebut saya harus membayar biaya Rp. 150.000.

Kira-kira tiga minggu setelah nomor tersebut aktif dan saya pergunakan, suatu hari saya mendapatkan telepon dari debt collector Citibank yang mencari Ny TAN EK LING. Menurut debt collector yang bersangkutan memiliki tunggakan utang di Citibank. Saya sudah berusaha menjelaskan bahwa kartu yang saya pergunakan ini adalah kartu baru dan saya tidak tahu menahu mengenai Ny TAN EK LING. Bahkan saya tidak mempunyai kartu kredit atau urusan perbankan dengan Citibank.

Namun, debt collector tersebut terus mendesak dan menuduh bahwa saya adalah kerabat dari Ny TAN EK LING dan melontarkan ancaman-ancaman tidak pantas. Debt collector tersebut yang tidak bersedia menyebutkan namanya terus melakukan teror siang-malam yang mengakibatkan saya depresi.

Kemudian saya menghubungi Sdr Pandi untuk mencari solusi diantaranya, sata mohon agar PT Excelcomindo Pratama Tbk menerbitkan surat keterangan bahwa saya adalah pelanggan baru yang mengunakan nomor Xplore tersebut dengan tujuan agar dapat saya pergunakan sebagai penjelasan kepada pihak Citibank.

Ternyata, Sdr Pandi selaku perwakilan dari pihak Excelcomindo menyatakan pihak Excelcomindo tidak dapat menerbitkan surat keterangan yang saya maksudkan. Bahkan dia menawarkan untuk mengganti nomor cantik tersebut dengan membayar ulang. Tentu saja saya menolak karena pada awal penawaran tidak disebutkan adanya risiko seperti ini ke depan.

Tidak tahan atas teror yang semakin berlanjut, akhirnya pada 18 Maret 2008, saya memutuskan melunasi semua tagihan dan menutup nomor langganan kartu Xplore tersebut. Saya mengalami kerugian material dan nonmaterial akibat teror dari debt collector Citibank yang tidak pantas dan PT Excelcomindo Pratama Tbk yang tidak berusaha membantu saya selaku pelanggan.

Sampai saat ini, saya tetap berpikiran bahwa pihak Excelcomindo hanya mengambil keuntungan dari kartu yang telah mati kemudian melakukan recycle kembali tanpa kualitas untuk membuat pelanggannya nyaman. Sebab, saya hanya menerima email berisi janji akan memeriksa kartu Xplore, tanpa memedulikan kerugian pelanggan.

Dengan pengalaman saya alami ini, saya ingin mengimbau agar para pembaca lebih berhati-hari dalam memilih produk. Saya juga sekaligus mengimbau pihak Excelcomindo untuk meningkatkan tanggung jawab dan kualitas pelayanannya terhadap pelanggan.

Rudy Wibisono
Telp : 021-54353111/94127497
Ex pelanggan paket layanan Xplore Price Plan
No kode pelanggan : 509196735
Email : rudywbisana@gmail.com

Di post di surat pembaca Seputar Indonesia