Penipuan Atasnama Mastercard

Pada 27 Maret 2008 saya ditelepon oleh seseorang yang mengaku bernama Ririn dari PT Nusantara Mitra Indonesia (NMI) yang berkantor di Pusat Niaga Duta Mas Fatmawati, Jakarta Selatan. Dia mengaku mendapat rekomendasi Mastercard untuk memberikan voucher kepada saya. Kemudian telepon dialihkan ke orang lain untuk melakukan validasi data. Setelah itu saya dikenakan biaya sebesar Rp. 2.580.000.

Kami lalu menjelaskan bahwa saldo yang kami miliki tidak mencukupi untuk membayar sebesar itu. Tetapi yang bersangkutan mengatakan bahwa saldo mencukupi karena transaksi sudah di debet dan bsia diangsur 3-4 tahun, bebas sesuai kemampuan.

Karena yang bersangkutan ngotot dan mengakhiri pembicaraan, saya berpikir kalau limit kartu saya tidak cukup pasti mereka akan menghubungi saya kembali. Ternyata traksaksi tersebut dipecah-pecah dan dibebankan kedua kartu kredit saya. Kurang lebih dua jam setelah NMI menghubungi, saya menghubungi PermataTel untuk membatalkan dan memblokir transaksi yang masih status pending tersebut.

Menurut pihak NMI, transaksi tersebut tidak bisa dibatalkan lantaran sudah benar sesuai harganya, yaitu : Rp. 2.580.000. Bahkan pihak NMI mengatakan bahwa saya salah persepsi mengenai angsuran yang dibicarakan. Mereka mengatakan bahwa arti bisa diangsur 3-4 tahun adalah beas mengangsur kepihak kartu kredit, sampai 10 tahun juga boleh, mau bayar bunga atau denda atau tidak membayar juga terserah. Pihak NMI juga mengatakan mereka bisa membebankan ke kartu kredit kita manapun secara otomatis, asal di terbitkan oleh MasterCard karena mereka bisa online langsung dengan MasterCard.

Akhirnya saya mengurus masalah ini ke Bank Permata. Saya mengirimkan pembatalan, sanggahan, dan bukti pengembalian kiriman sudah kami sampaikan ke GE Card Center, Bank Permata dan NMI. Namun hingga hari ini transaksi tersebut masih ditagihkan. Ternyata penipuan dengan modus yang sama juga sudah pernah dilakukan NMI dan pernah diterbitkan disurat pembaca salah satu harian nasional Indonesia.

Saya kecewa sekali dengan Mastercard yang memfasilitasi merchant dengan kredibilitas seperti PT NMI dan lembaga perbankan di Indonesia yang membiarkan dan mengayomi pelaku usaha nakal. Sebagai tambahan, sampai hari ini saya sebagai nasabah Bank Permata tidak pernah bermasalah atau terlambat membayar.

Sayangnya pelaku bisnis seperti NMI ini sulit diproses secara hukum, meskipun melanggar KUHPerdata, pidana, bahkan UU No.8/1999 sekalipun. Kalau diadukan ke polisi, justru kita yang sudah korban malah kita yang kerepotan karena proses yang berbelit menghabiskan tenaga, biaya dan pikiran sedangkan NMI bisa melenggang bebas.

Mohammad Nazar Ali
Surabaya
monaz@telkom.net

Di post di surat pembaca seputar indonesia  

10 comments so far

  1. Kartika Widyastuti on

    Bapak Nazar Ali yth,

    Saya baru saja juga ditelfon sama NMI, saya lupa tapi nama orang yang menghubungi saya itu, tapi perempuan.

    Dia juga bilang bahwa saya harus melakukan pembayaran biaya kartu sebesar 1 juta rupiah yang bisa dicicil selama 10 bulan, dan kartu ini bisa berlaku selama 10 tahun. Saya juga langsung dapat hadiah menginap gratis di hotel2 di pulau Jawa selama 3 malam.

    Ketika saya tanya bagaimana saya harus melunasi pembayarannya, dia bilang akan ada kurir mereka yang datang ke tempat saya untuk melakukan penggesekan kartu [??!!!? What???!!!] Aneh banget!!! Katanya kerjasama dengan Mastercard, tapi kok ngirim kurir untuk capek2 ngegesek kartu??

    Saat itu juga saya langsung bilang “tidak mau” dan waktu mereka tanya alasan saya tidak mau, saya bilang “saya mau cek dulu PT NMI ini, karena saya baru dengar namanya” …. dan benar, ketika saya googling, saya menemukan blog Bapak ini… :(

  2. Yulistia - Jakarta on

    Pada hari ini Kamis 18 September 2008 saya juga hampir mengalami hal yang mirip dengan apa yang dialami oleh Bp. Mohammad Nazar Ali di Surabaya yang mana diawali saat saya terima telp. dari PT Mitra Nusantara Indonesia yang mengatakan ada kerjasama dengan Visa & Mastercard, yang mana orang yang menghubungi saya tersebut mengaku bernama Mila dengan No. Telp. 722 7851 / 726 6785

    Beliau mengatakan bahwa saya merupakan salah satu dari 50 [lima puluh] orang yang terpilih mendapatkan fasilitas Kartu Discount atas kepemilikan Kartu Kredit yang berlogo Visa / Master, yang mana kartu tersebut bisa dipakai oleh saya di merchant manapun pada saat melakukan transaksi pembelanjaan dengan menggunakan Kartu Kredit maupun dengan uang Cash dengan hanya menunjukan kartu tersebut ke kasirnya.

    Sejak awal orang tersebut bicara, saya sudah menaruh curiga, karena dia hanya menyebutkan salah satu Kartu Kredit yang saya miliki saja [logikanya, kalau memang dia sudah mengetahui data pemegang Visa / Mastercard, mestinya dia mengetahui persis berapa banyak jumlah Kartu Kredit saya yang berlogo Visa / Master tersebut]. Namun pada saat saya tanyakan tentang hal itu, dia berdalih bahwa tidak perlu disebutkan semua Kartu Visa / Master yang saya miliki.

    Kecurigaan saya bertambah ketika dia minta menyebutkan No Kartu Kredit saya secara lengkap [karena logikanya lagi, jika memang dia sudah punya data pemegang Visa / Mastercard, mestinya dia cukup menyebutkan No Kartu Kredit tersebut dan meminta konfirmasi saja ke saya bahwa No Kartu yang dia sebutkan tersebut adalah benar]

    Oleh karena permintaan tersebut, saya langsung memotong pembicaraan dengan alasan ada telp masuk.

    Syukurlah saya terhindar dari aksi penipuan tersebut. Dan untuk rekan-rekan yang lain, mohon untuk selalu berhati-hati jika menerima telpon dari manapun yang berkaitan dengan Kartu Kredit / Perbankan yang kita miliki, karena modus operasi seperti ini sudah semakin marak dan semakin terang-terangan. PLEASE BE CAREFULL!!!….

  3. Suyatno - jawa timur on

    Saya juga mengalami hal yang sama dengan yang dialami oleh rekan-rekan. Ceritanya begini, :
    Waktu itu saya ditelepon oleh PRASETYO -NMI, setelah panjang lebar ngomong dia mengatakan bahwa apabila kartu yang dikirimkan ke penerima dan si penerima tidak setuju maka uang yang sudah dibayarkan akan dikembalikan. Dikarenakan saya tidak setuju maka saya komplain ke NMI agar uang saya dikembalikan. Sudah sering saya kirimkan fax komplain ke NMI dan akhirnya di komplain yang ke 6 saya dapat jawaban dari ANNETE bahwa uang saya sebesar 2.580.000 akan dikembalikan dan ditransfer ke rekening saya pada tanggal 20 oktober 2008. Setelah tanggal tersebut lewat dan uang belum ditransfer maka saya kembali telepon dan dikirimkan fax ke NMI. Oleh NMI (Sukma) mengatakan bahwa ANNETE tidak masuk kantor karena sakit dan Sukma berjanji fax saya tersebut akan di follow up. Dikarenakan sudah sampai 2 hari saya tidak mendapatkan jawaban dari NMI maka saya telepon lagi ke NMI dan yang menerima adalah ANDREAS. Oleh ANDREAS dikatakan bahwa ANNETE sudah resign, mana yang bener antara NADREAS dan SUKMA ? dan akhirnya saya bilang ke ANDREAS masalahnya seperti ini dan ANDREAS minta saya fax ulang semua komplain. Akhirnya saya fax ulang semua komplain ( 10 lembar) dan ANDREAS berjanji bahwa akan disampaikan masalah ini ke pimpinan.
    2 hari sesudahnya saya telepon ke NMI untuk menanyakan hasilnya, dan dijawab oleh ANDREAS bahwa NMI sudah ganti MANAGEMEN sehingga persoalan yang ditimbulkan oleh managemen lama bukan menjadi tanggung jawab dari managemen baru. Logiskah jawaban yang diberikan oleh Andreas tersebut ?? Karena tidak puas dengan jawaban tersebut saya terus kirim fax komplain ke NMI agar disampaikan ke pimpinan NMI. Tapi sampai dengan hari ini , Senin 17 October 2008 tidak ada niat baik sediktpun dari pihak NMI untuk menghubungi saya agar menyelesaikan masalah ini.
    Kepada pihak nUSANTARA MITRA INDONESIA :
    Apakah cara bisnis anda seperti ini ? sampai sekarang saya masih menuggu penyelesaian dari NMI.

    Kepada rekan-rekan yang lain,
    HAti-hati apabila ada telepon penawaran kartu discount dari NUSANTARA MITRA INDONESIA, jangan langsung bilang iya, kalau bisa bilang tiak dengan tegas. Dan ingatlah pengalaman kami seperti ini sehingga tidak terulang kepada anda-anda senua.

  4. Teguh on

    Pengalaman Bp Moh Nazar Ali sama seperti yang saya alami.
    saat saya akan menggunakan voucher hotel dan berusaha menghubungi no telp yang diberikan PT. NMI tidak bisa.
    Kalau ada yang tahu no telpnya mohon bantuan ….?
    Jadi untuk semuanya berhati-hatilah kalau menerima telp dar NMI………………………..

  5. dian - jakarta on

    Oww.. persis bulan lalu tetangga saya dapat musibah yang sama. dia perlihatkan invoice dari PT ini, dan begitu saya googling dengan keyword PT. Nusantara Mitra Indonesia, dapet page ini >.<

  6. dessy on

    saya juga korban yg sama, kurang lebih 1 tahun lalu saya juga di telp seorang perempuan bernama Laura, dengan pembicaraan yg memohon dan agak memaksa maka saya pun menyetujui menjadi anggota, karena menurut saya tidak rugi juga karena masih mendapatkan 2 voucher menginap di hotel bintang 5 di daerah yg telah ditentukan dan 1 voucher pesawat 1 kali jalan, tahun 2009 january ini adalah limit dari voucher tersebut, saya berencana menggunakannya tapi no telp yang diberikan NMI tidak dapat dihubungi, sampai saya mencari tahu nomor lain melalui 108, setelah saya coba tidak ada 1 pun yg berhasil dihubungi, MOHON UNTUK ORANG2 YG MEMBACA COMMENT SAYA MEMPERCAYAI APA YG SAYA CERITAKAN, karena ini adalah kejadian nyata dan sangat merugikan, saya telah rugi sebesar 1.950.000,- semoga orang – orang yang terlibat di dalamnya ( NMI ) diberikan petunjuk oleh TUHAN untuk cepat bertobat selagi masih ada kesempatan.

  7. Sari on

    Bener banget, rasanya gregetan sekali. saya sudah bilang tidak mau. tetap saja tidak bisa. Pada saat saya mau memakai voucher tersebut, OMG ternyata katanya sudah pindah tempat. Dan tidak ada yang tau nomor telpnya. Mudah2an ada yang baru-baru ini ditelp NMI, mau no telpnya dong.

    tita_manis@yahoo.com

  8. Bambang on

    Tiga hari yang lalu saya di telephon oleh seorang perempuan dari NMI. Modusnya sama, dan hampir saja saya terjerat. Namun karena posisi saya yang sedang berada diluar kota, membuat mereka agak kesulitan untuk transaksi.

    Saya membatalkan pembicaraan dengan alasan akan didiskusikan dengan istri saya, karena hal ini berkaitan dengan keuangan. Tapi yang saya lakukan tidak mendiskusikan dengan istri, saya diskusikan dengan teman2 saya, dan mereka menyarankan agar saya lebih berhati-hati.

    So,… ternyata mereka masih berkeliaran mereka menggunakan no 021-70915856 atau 021-7980307.
    Beruntung saya menemukan blog ini, kalo dia berani tlp lagi saya akan maki-maki.

    BES

  9. Yenny on

    Saya salah satu korbannya.
    Setahun yang lalu Maret 2008 saya menerima tawaran ini krn mereka mengatakan ada rekomendasi dari Citibank card.
    Saya pikir rekan kerja Citibank card seharusnya bisa dipercaya ternyata ini cuma penipuan.
    Waktu itu saya sdh cari tentang NMI ini di internet tapi sama sekali tidak ada.
    baru setelah saya lunasi angsuran saya baru saya menemukan keterangan ini.
    Ya sudahlah, biar saja mereka memakan uang hasil penipuan.
    Kasihan, kepandaian koq dibuat melakukan pekerjaan rendah.
    Ada beberapa nama yang menghubungi saya waktu itu.
    Tasha (081-510423493)
    Tata (021-75909044)
    Saya juga coba hubungi lagi tetapi tdk ada yg dapat terhubung.


Leave a reply